Dokumentasi
Panduan lengkap CortexClip.
Semua yang perlu kamu tahu: cara pakai, apa yang dikerjakan setiap fitur, batas pemakaian, berapa lama prosesnya, dan apa yang harus dilakukan kalau ada yang tidak berjalan.
Apa itu CortexClip
CortexClip mengubah satu video panjang — podcast, ceramah, webinar, siaran gaming, atau video komedi — menjadi beberapa klip vertikal 9:16 yang siap diunggah ke TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Seluruh proses berjalan di server: kamu cukup mengunggah video atau menempel tautan, lalu menunggu hasilnya.
Yang dikerjakan otomatis untuk tiap klip:
- Transkripsi kata-per-kata (word-level) sebagai dasar subtitle karaoke.
- Pemilihan momen berpotensi viral, bukan potongan acak.
- Reframing 9:16 dengan face tracking yang mengikuti orang yang sedang bicara.
- Subtitle terbakar (burned-in) dengan gaya yang bisa kamu atur.
- Judul, deskripsi, dan hashtag yang menyesuaikan isi klip dan genrenya.
- Opsional: ikon, emoji, dan b-roll yang relevan dengan yang sedang dibicarakan.
Cara pakai — dari nol sampai file terunduh
- Buat akun. Daftar dengan email dari halaman
/auth. Verifikasi email bila diminta, lalu kamu masuk ke Dashboard. - Masukkan video. Di Dashboard ada dua jalur: unggah berkas dari perangkat, atau tempel tautan video (YouTube dan sejenisnya). Format yang diterima: berkas video atau audio apa pun yang bisa dibaca ffmpeg (mp4, mov, mkv, webm, mp3, m4a, wav).
- Tunggu proses. Status project berjalan berurutan:
downloading→transcribing→analyzing→completed. Kamu boleh menutup halaman atau mematikan perangkat — proses berjalan di server, bukan di browser. - Buka klip di editor. Setiap klip punya skor viralitas, judul, deskripsi, dan hashtag. Di editor kamu bisa mengganti gaya subtitle, ukuran font, posisi, dan menyalakan ikon/b-roll/emoji.
- Tekan Unduh. Render berjalan di latar belakang. Hasilnya muncul di halaman
/unduh— boleh ditinggal, tidak akan hilang.
Rambut-Mulet-vs-Rambut-Messi-Jangan-Salah-Pilih.mp4.Apa yang terjadi di dalam (alur teknis)
Mengetahui alurnya membantu kamu menebak di mana proses sedang berada bila terasa lama.
Fitur, satu per satu
Pemilihan klip berpotensi viral
Sistem tidak memotong video setiap 60 detik. Transkrip dinilai dengan kriteria yang dipakai editor short-form: kekuatan hook 3 detik pertama, apakah klip berisi satu ide utuh, apakah bisa dipahami tanpa menonton video aslinya, dan apakah ada penutup.
Di atas penilaian itu ada penyaring isi: sapaan pembuka, iklan/sponsor, dan basa-basi diturunkan skornya. Klip dengan skor akhir di bawah 25 dibuang. Karena itu jumlah klip bisa lebih sedikit dari yang kamu harapkan — itu memang disengaja.
Subtitle karaoke
Subtitle dibuat dari transkrip kata-per-kata, jadi kata yang sedang diucapkan menyala tepat pada waktunya. Tersedia 10 preset gaya:
hormozi— kata aktif bertumpu kotak warna, tebal, gaya iklan.mrbeast— huruf besar, stroke tebal, kontras tinggi.tiktok— bersih, netral, cocok untuk semua konten.neon— sorot warna cerah dengan glow.minimal— tipis, tanpa hiasan.comic— huruf bulat, cocok untuk komedi.podcast— elegan, ukuran sedang, mudah dibaca.typewriter— kata muncul satu-satu.gaming— tajam, warna kontras.default— dasar netral.
Di editor kamu bisa mengubah ukuran font, posisi vertikal, dan opasitas. Yang kamu lihat di preview adalah yang terbakar ke video: server memakai rumus ukuran dan posisi yang sama dengan browser.
Face tracking (reframe 9:16)
Video landscape dipotong ke 9:16, jadi harus diputuskan bagian mana yang dipertahankan. Sistem mendeteksi semua wajah, mengelompokkannya per orang, lalu mengukur gerak mulut untuk menebak siapa yang sedang bicara.
- Orang yang sama bergerak — kamera mengikuti halus, tanpa lompat.
- Pembicara berganti — kamera langsung berpindah (potong keras, bukan menggeser perlahan).
- Wajah tertutup mikrofon lalu muncul lagi tidak dianggap orang baru, jadi kamera tidak ikut memotong.
- Jeda minimal antar perpindahan 1,5 detik supaya kamera tidak bolak-balik.
Ikon, emoji, dan b-roll (opsional)
Bisa dinyalakan di editor. Sistem memilih momen paling kuat, lalu menempelkan ikon berwarna, emoji pada kata kunci, dan jendela b-roll (footage stok) yang relevan dengan genre video.
Genre otomatis
Genre dideteksi dari transkrip dan menentukan ikon, b-roll, emoji, serta nada judul/deskripsi/hashtag. Genre yang dikenali: komedi, bisnis, teknologi, edukasi, olahraga, kuliner, travel, musik, gaming, kesehatan, motivasi, drama, dan lifestyle.
Watermark
Klip gratis membawa watermark CortexClip (logo transparan, nama, dan tagline — tanpa kotak hitam). Watermark hilang setelah kamu menuntaskan 4 iklan, atau bagi pengguna Premium.
Batas pemakaian & peraturan
Hitungan “per hari” memakai tanggal UTC dan direset otomatis. Yang dihitung adalah video yang diproses, bukan jumlah klip yang diunduh — kamu boleh mengunduh dan merender ulang klip yang sama sebanyak yang kamu mau.
Peraturan pemakaian
- Unggah hanya video yang kamu punya haknya, atau yang lisensinya mengizinkan.
- Dilarang mengunggah konten yang melanggar hukum Indonesia: pornografi, ujaran kebencian, kekerasan grafis, penipuan.
- Satu akun untuk satu orang. Membuat banyak akun untuk menembus batas harian bisa berujung pemblokiran.
- Jangan mengotomasi/menembak API di luar antarmuka web — ada pembatasan laju di server.
- Berkas sumber dan hasil render disimpan di server. Hapus project bila ingin menghapus datanya.
Harga Premium
Pembayaran memakai QRIS, jadi bisa dari aplikasi bank atau e-wallet apa pun. Premium aktif otomatis beberapa detik setelah pembayaran terdeteksi — tidak perlu konfirmasi manual.
Perkiraan lama proses
Angka di bawah diukur di server yang sedang dipakai sekarang (4 CPU). Bila ada beberapa pengguna merender bersamaan, job masuk antrean dan waktunya bertambah.
Render tidak melambat hanya karena video sumbernya panjang: hanya potongan klip yang diambil dari storage, bukan seluruh berkas. Video 1 jam berukuran 909 MB hanya perlu menarik sekitar 14 MB untuk satu klip.
Tips supaya hasilnya bagus
- Audio jernih lebih penting dari kualitas gambar. Transkrip yang salah membuat subtitle dan pemilihan klip ikut salah.
- Video dengan pembicara yang menghadap kamera memberi hasil face tracking terbaik. Video dengan banyak potongan cepat sulit dilacak.
- Untuk podcast dua orang, pastikan keduanya terlihat di frame — kamera baru bisa berpindah kalau wajahnya terdeteksi.
- Buka editor dan atur gaya subtitle sebelum menekan Unduh. Mengubah gaya setelah render berarti render ulang.
- Nyalakan ikon dan b-roll untuk konten yang banyak bicara (podcast, edukasi). Untuk konten yang visualnya sudah padat, sering lebih baik dimatikan.
- Kalau hanya sedikit klip yang keluar, itu berarti banyak bagian video dinilai basa-basi. Coba video dengan isi yang lebih padat.
Masalah umum & penyebabnya
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah preview benar-benar sama dengan hasil unduhan?
Ya. Ukuran font, posisi subtitle, ikon, emoji, dan b-roll memakai rumus dan berkas yang sama. Ikon yang tampil di preview diambil dari server — berkas yang sama persis yang dibakar ke video.
Bahasa apa saja yang didukung?
Bahasa Indonesia dan Inggris paling akurat. Bahasa lain ikut dikenali karena model transkripsinya multibahasa, tapi kualitas subtitle bisa menurun.
Berapa panjang maksimal video?
Tidak ada batas keras. Video berjam-jam ditangani dengan memecah audio dan menilai transkrip secara bertahap. Yang membatasi hanya waktu proses dan ruang penyimpanan server.
Apakah video saya dipakai untuk hal lain?
Tidak. Berkas dipakai hanya untuk memproses klipmu, tersimpan di storage akunmu, dan terhapus ketika kamu menghapus project.
Bisakah saya merender klip yang sama dua kali?
Bisa, dan tidak memakan kuota harian. Kuota hanya dihitung saat memproses video baru.
Kenapa resolusinya 720p, bukan 1080p?
720×1280 dipilih supaya berkas lebih ringan diunggah ke media sosial dan render lebih cepat. Platform short-form juga mengompres ulang video yang diunggah, jadi bedanya hampir tidak terlihat.
Butuh bantuan?
Kirim email ke cs@cortexclip.app dengan menyebutkan ID project atau ID klip supaya lebih cepat ditelusuri.